Blog

  • Pos Terpadu Baranangsiang Sediakan Layanan Lengkap bagi Pemudik, dari “Dokter Mudik Presisi” hingga Ruang Istirahat Keluarga

    KOTA BOGOR – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pos Terpadu Baranangsiang menghadirkan berbagai fasilitas dan layanan terpadu guna menunjang kenyamanan serta keselamatan para pemudik yang melintas di wilayah Kota Bogor.

    Pos Terpadu yang berlokasi strategis di kawasan Simpang Baranangsiang ini menyediakan Layanan Kesehatan “Dokter Mudik Presisi” yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik, baik yang tengah melintasi jalur utama maupun yang baru tiba di Terminal Baranangsiang. Layanan ini didukung oleh tenaga medis profesional yang siap memberikan pemeriksaan kesehatan gratis serta penanganan awal bagi pemudik yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan ringan selama perjalanan.

    Tidak hanya itu, guna memberikan kenyamanan lebih, Pos Terpadu Baranangsiang juga dilengkapi dengan ruang istirahat yang dapat digunakan oleh pemudik untuk melepas penat sebelum melanjutkan perjalanan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan, sekaligus menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Bagi pemudik yang membawa keluarga, khususnya anak-anak, Pos Terpadu Baranangsiang turut menyediakan taman bermain anak yang ramah dan aman. Kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan keluarga, sehingga anak-anak tetap dapat beraktivitas dengan nyaman selama waktu istirahat.

    Selain itu, tersedia pula tempat laktasi yang diperuntukkan bagi ibu menyusui, sebagai upaya memberikan ruang yang layak, nyaman, dan privat bagi para ibu dalam memenuhi kebutuhan bayinya di tengah perjalanan mudik.

    Keberadaan berbagai fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen Polresta Bogor Kota dalam menghadirkan pelayanan humanis dan responsif kepada masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, namun juga memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan, serta kebutuhan keluarga para pemudik.

  • Humanis di Pos Pam Yasmin, Personel Polresta Bogor Kota Bantu Lansia dengan Demensia Bertemu Kembali dengan Keluarga

    KOTA BOGOR – Wujud kepedulian dan pelayanan humanis kembali ditunjukkan oleh personel Polresta Bogor Kota dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kali ini, anggota yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang Yasmin sigap membantu seorang lanjut usia (lansia) yang ditemukan dalam kondisi kebingungan di kawasan Jalan KH Soleh Iskandar, Kota Bogor.

    Lansia tersebut diketahui mengalami kondisi demensia, sehingga kesulitan mengingat identitas diri maupun alamat tempat tinggalnya. Melihat kondisi tersebut, petugas yang tengah melaksanakan pengamanan langsung membawa yang bersangkutan ke Pos Pam Simpang Yasmin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Sesampainya di pos pengamanan, lansia tersebut segera diberikan pelayanan medis oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor yang bersiaga di lokasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan tetap stabil setelah ditemukan dalam keadaan tersesat.

    Tidak hanya memberikan pertolongan medis, personel Polresta Bogor Kota juga berupaya menelusuri identitas dan keberadaan keluarga lansia tersebut. Berkat koordinasi dan kesigapan petugas di lapangan, akhirnya keluarga lansia berhasil ditemukan dan yang bersangkutan dapat dipertemukan kembali dengan aman.

    Kejadian ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam hal pengamanan arus mudik, tetapi juga dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan secara cepat dan tepat.

    Polresta Bogor Kota mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang memiliki anggota keluarga lanjut usia dengan kondisi tertentu seperti demensia, agar memberikan pengawasan ekstra serta melengkapi identitas diri guna memudahkan penanganan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polresta Bogor Kota terus berupaya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepedulian bagi seluruh masyarakat, khususnya selama momentum arus mudik dan balik Lebaran.

  • Polwan Satlantas Polresta Bogor Kota Hadirkan “Patroli Motor Senyum”, Tebar Kepedulian di Tengah Operasi Ketupat Lodaya 2026

    KOTA BOGOR – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polwan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan Patroli Motor Senyum dengan menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Bogor.

    Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memastikan situasi arus lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar, khususnya di momen meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, para Polwan dapat menjangkau berbagai titik strategis serta lokasi rawan kepadatan secara lebih efektif dan cepat.

    Tidak hanya berfokus pada pengawasan lalu lintas, Patroli Motor Senyum juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Di sela kegiatan patroli, para Polwan turut membagikan snack dan takjil kepada warga yang ditemui di jalan, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

    Aksi berbagi tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat. Kehadiran Polwan Satlantas dengan senyum ramah dan sikap humanis memberikan kesan hangat serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis. Melalui pendekatan yang penuh kepedulian, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Polresta Bogor Kota mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta saling menghormati sesama pengguna jalan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

  • Kapolda Jabar: Arus Mudik 2026 di Jawa Barat Terpantau Ramai Lancar dan Terkendali

    Situasi arus mudik di wilayah Jawa Barat pada tahun 2026, khususnya di jalur krusial Karawang hingga Kilometer 70, terpantau ramai lancar tanpa hambatan hingga Kamis petang (19/03/2026).

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Rest Area KM 57, pergerakan pemudik sejatinya telah mulai terlihat sejak 13 hingga 16 Maret 2026.

    “Pada periode tersebut memang terjadi peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu, seperti pukul 07.00–08.00 WIB dan 21.00–00.00 WIB, dengan fluktuasi sekitar 3.000 hingga 4.000 kendaraan. Namun demikian, situasi masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow maupun one way,” ujar Kabid Humas.

    Lebih lanjut disampaikan, lonjakan signifikan arus kendaraan mulai terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026, di mana volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Karawang dan wilayah Jawa Barat meningkat hingga mencapai sekitar 8.000 kendaraan per jam.

    Menyikapi hal tersebut, jajaran kepolisian telah mengambil langkah antisipatif secara cepat dan terukur, antara lain:
    • Pemberlakuan sistem contraflow hingga tiga lajur sejak dini hari tanggal 16 Maret
    • Penerapan one way nasional, yang di lapangan telah dimulai sejak 17 Maret guna mengurai kepadatan dari arah Bekasi menuju Karawang

    “Hingga pantauan terakhir pukul 17.36 WIB, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih dalam kategori ramai lancar, serta dalam kondisi aman dan terkendali,” lanjutnya.

    Selain itu, Polda Jabar juga memastikan bahwa selama pelaksanaan arus mudik hingga saat ini tidak terdapat kejadian kecelakaan menonjol baik di jalan Tol maupun Jalan arteri yang menimbulkan korban jiwa, yang menunjukkan optimalnya sinergi dan koordinasi dalam pengamanan di posko terpadu.

    Polda Jabar mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan yang telah disediakan demi keselamatan bersama.

  • Rest Area 207 Jadi Sorotan, Wakapolda Jabar Cek Langsung Kesiapan Ops Ketupat

    Pengecekan Pos Yan Rest Area 207 A Tol Palikanci dilakukan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M.
    pada Rabu (18/03/2026) pukul 23.00 WIB dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Rest Area 207 A Tol Palikanci Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon yang menjadi salah satu titik strategis pelayanan pemudik selama arus mudik Lebaran.

    Wakapolda Jabar menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi BachtIar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan yang tersedia di Pos Yan Rest Area 207 A.

    Pengecekan meliputi kesiapan personel di lapangan, kelengkapan peralatan pendukung, serta kesiapan sistem pelayanan kepada masyarakat yang akan memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat.

    “Rest Area 207 A Tol Palikanci menjadi salah satu titik penting dalam arus mudik karena menjadi lokasi singgah pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh melintasi wilayah Cirebon.” ujarnya, Kamis (19/3/2026)

    Selain itu, kesiapan Pos Yan di lokasi tersebut menjadi perhatian utama dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lodaya 2026.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang memanfaatkan fasilitas rest area.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengimbau masyarakat agar memanfaatkan rest area secara bijak untuk beristirahat, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta mematuhi aturan yang berlaku dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

    Bandung, 19 Maret 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • 4 Ribu Warga Pulang Ke Kampung Halaman Dengan Program Mudik Gratis Bersama Polda Jabar

    Polda Jabar memberangkatkan sebanyak 4.391 warga, ke masing- masing kampung halamannya, pada program mudik gratis Polri. Adapun keberangkatan warga yang ikut mudik gratis ini, lepas langsung oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Ade Vivid, di Mapolda Jabar, Rabu (18/3/2026).

    “Total peserta mudik Polda Jabar dan jajaran tahun 2026 sebanyak 84 bus dengan 4.391 penumpang,” kata Brigjen Ade Vivid.

    Jenderal bintang satu itu menuturkan, rute mudik gratis ini akan mengantar para warga ke beberapa wilayah di Jawa Tengah. Diantaranya jalur Utara (Tujuan Solo): melalui Tol Cipali, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Salatiga, Boyolali, hingga Terminal Tirtonadi Solo.

    Lalu jalur Selatan (Tujuan Yogyakarta): melalui Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga Terminal Giwangan Yogyakarta.

    Wakapolda Jabar menuturkan program mudik gratis polri 2026, yang sering disebut sebagai Mudik Gratis Polri Presisi, merupakan inisiatif yang dirancang oleh jajaran kepolisian untuk membantu masyarakat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

    Program ini bertujuan untuk menciptakan perjalanan arus mudik dan balik Lebaran dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

    “Sebelum keberangkatan, tadi kita juga laksanakan pengecekan kesehatan untuk pengemudi bus dan selama perjalanan nanti, warga yang ikut program ini, diberikan snack selama perjalanan. Kami juga berikan pengawalan sampai dengan perbatasan Jawa Tengah,” katanya.

  • Wakapolda Jabar Tinjau Pos Pelayanan di Rest Area KM 102 Tol Cipali Subang

    Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Wakapolda Jabar) Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. melaksanakan kegiatan pengecekan dan peninjauan Pos Pelayanan (Pos Yan) di Rest Area KM 102 A Tol Cipali, Kabupaten Subang, pada Rabu (18/3/2026) petang

    Kegiatan tersebut didampingi oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D. beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono.

    Dalam kunjungannya, Wakapolda Jabar melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana Pos Pelayanan, serta memantau situasi arus lalu lintas di ruas Tol Cipali. Pemantauan dilakukan khususnya sejak diberlakukannya rekayasa lalu lintas sistem one way dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

    Selain itu, Wakapolda Jabar juga memberikan motivasi dan bingkisan kepada personel yang bertugas dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus mudik dan balik Lebaran.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa
    dengan adanya pengecekan langsung dari pimpinan, diharapkan seluruh personel semakin siap dan maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Kabasarnas Didampingi Kapolda Jabar Tinjau Posko Strategis Km 57

    Kota Bogor- Kunjungan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabarsarnas) ke Posko Terpadu Km 57 merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama arus mudik.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M. selaku Kabarsarnas, dan didampingi oleh Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., sebagai wujud sinergi antar instansi dalam mendukung kelancaran perjalanan para pemudik.

    Pelaksanaan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026, di Rest Area Km 57 Karawang, jalur Tol Jakarta–Cikampek. Posko terpadu ini menjadi titik strategis untuk memantau arus lalu lintas sekaligus memberikan layanan terpadu bagi masyarakat yang melintas.

    Dalam kunjungan tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana, termasuk kesiapan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan instansi terkait lainnya dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat selama periode mudik.

    Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama yang solid, seluruh pihak diharapkan mampu merespons dengan cepat berbagai potensi gangguan, baik dari sisi keamanan, keselamatan, maupun kelancaran arus lalu lintas.

    Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Melalui upaya terpadu ini, diharapkan pelaksanaan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

  • Mudik Aman dan Lancar, One Way Nasional Diberlakukan dari Km 70

    Kota Bogor- Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah dari arah Jakarta, Sumatera, dan Banten menuju wilayah timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur terus mengalami peningkatan pada sore hari ini. Berdasarkan data traffic counting di kilometer 29, volume kendaraan tercatat masih berada di angka 3.900-an kendaraan, setelah sebelumnya sempat mencapai puncak tertinggi di angka 4.412 kendaraan pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa setelah mengalami penurunan di kisaran 2.000 hingga 3.000 kendaraan, volume lalu lintas kembali meningkat pada sore hari. Meski demikian, kondisi tersebut masih dinilai cukup terkendali dan belum memerlukan penerapan contraflow di kilometer 48 hingga 50.

    Kabid Humas menyebutkan bahwa kapasitas jalur masih mampu menampung volume kendaraan yang ada.

    “Namun demikian, sebagai langkah antisipasi kepadatan yang lebih besar ke arah timur, petugas telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional yang dimulai dari kilometer 70 menuju wilayah Jawa Tengah. Kebijakan ini diambil guna memperlancar arus kendaraan pemudik yang terus bergerak ke arah timur Pulau Jawa.” ungkap Kombes Hendra, Selasa (17/3/2026)

    Dalam pelaksanaannya, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) mengawal kendaraan dengan kecepatan berkisar antara 70 hingga 80 km/jam di bagian depan. Meski di bagian belakang kendaraan cenderung melaju lebih cepat, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat berakibat fatal.

    Di sisi lain, dampak penerapan one way juga dirasakan pada jalur arteri, khususnya di kawasan Pantura. Kendaraan berat seperti truk dialihkan ke jalur tersebut, sehingga meningkatkan potensi kepadatan dan risiko bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu menjaga jarak aman, khususnya saat berada di dekat kendaraan besar guna menghindari potensi kecelakaan seperti rem blong.

    Petugas kepolisian juga terus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di jalur arteri, mulai dari wilayah Karawang hingga Cirebon, termasuk jalur menuju Tasikmalaya dan Ciamis. Sejumlah rekayasa lalu lintas tambahan seperti one way sepenggal juga disiapkan untuk mengurai kepadatan di titik-titik tertentu.

    Selain itu, kepadatan di jalur arteri juga dipengaruhi oleh adanya perlintasan kereta api yang menyebabkan penutupan jalan sementara. Kondisi ini kerap menimbulkan antrean kendaraan hingga sekitar 15 menit.

    Masyarakat diimbau untuk bersabar, karena kepadatan tersebut bukan disebabkan oleh kemacetan biasa, melainkan faktor operasional perlintasan kereta api.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik berlangsung. Ia mengimbau para pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
    “Kami mengingatkan kepada seluruh pemudik agar tetap berhati-hati, menjaga kecepatan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan adalah yang utama agar seluruh masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

    Pihak kepolisian berharap seluruh rangkaian arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang nyaman hingga tiba di tujuan masing- masing.

  • Bhabinkamtibmas Cilendek Barat Sambangi Warga, Dengarkan Curahan Hati dan Berikan Motivasi Serta Edukasi

    KOTA BOGOR – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polresta Bogor Kota. Salah satunya melalui kegiatan sambang yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat dari Polsek Bogor Barat dengan menyambangi warga binaannya guna mendengarkan aspirasi serta memberikan motivasi dan edukasi kamtibmas.

    Kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Hal ini juga sejalan dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Rio Wahyu Anggoro agar seluruh personel kepolisian aktif menjalin komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat Didin Komarudin menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.

    “Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat melakukan kegiatan sambang dalam rangka mempererat tali silaturahmi,” ujar Kapolsek Bogor Barat pada Selasa (17/3/2026).

    Ia menambahkan bahwa dengan mendatangi masyarakat secara langsung, anggota kepolisian dapat lebih memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga sehingga dapat memberikan solusi yang tepat dan membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung maka diharapkan dapat lebih mengetahui serta akan lebih mudah dalam memberikan solusi yang terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi oleh warga binaannya,” pungkasnya.

    Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di wilayah Cemplang Baru RW 10 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Fajar Abdullah menyambangi Bapak Ahmad Sutisna selaku warga setempat yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani dan Ternak (KTD) Bangkit Berkah Buana.

    Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog santai dengan warga, mendengarkan berbagai curahan hati serta memberikan motivasi dan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

    Pada kesempatan itu pula, Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada warga bahwa apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun memiliki keluhan terkait situasi kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110 yang aktif selama 1×24 jam.

    Melalui kegiatan sambang seperti ini diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta komunikasi yang baik serta kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.